Rabu, 2009 Juni 03

Cara Alami Redakan Sakit Gigi

Sering kali sakit gigi dianggap sepele. Meskipun bukan penyakit berat tapi dapat menimbulkan akibat yang dapat mengganggu aktivitas. Apalagi sakit gigi yang cukup parah. Rasa sakitnya bisa menjalar ke kepala, susah tidur, tidak nafsu makan dan cepat marah.

Kesehatan gigi yang kurang diperhatikan menjadi penyebab utama seseorang terserang sakit gigi. Padahal gigi merupakan alat penting bagi manusia untuk membantu proses pencernaan. Kalau gigi sudah sakit, jangankan makan, bicara saja rasanya malas sekali.

Saat sakit menyerang biasanya orang langsung mengambil obat penghilang rasa nyeri. Padahal banyak bahan alami untuk meredakan sakit gigi sebelum Anda pergi ke dokter. Terapi alamiah untuk mengatasi sakit gigi yang diakibat gigi berlubang antara lain dengan cengkeh, bawang putih atau kemiri.

Untuk ramuannya Anda bisa mencoba cara-cara berikut ini:

* Gigi yang berlubang disumbat dengan kapas yang telah diteteskandengan minyak cengkeh. Atau, 10 butir cengkeh disangrai sampaihalus, lalu digiling halus, dimasukkan pada lubang gigi secukupnya, lalu ditutup dengan kapas. Lakukan dua kali sehari.
* Bawang putih secukupnya ditumbuh hingga halus kemudian ditempelkan pada gigi yang berlubang.
* Cabai hijau dipotong ujungnya sedikit lalu dibakar. Setelahpanas, tempelkan cabai tersebut pada gigi yang sakit.
* Agar tidak tambah parah sebaiknya Anda segera ke dokter gigi untuk mengobati lebih lanjut. Biasanya perrlakuan pada gigi yang berlubang bisa ditambal atau dicabut. Bila lubang gigi masih kecil biasanya dokter akan menambal. Namun bila lubang terlalu besar dan tidak mungkin ditambal, dokter biasanya akan mencabut gigi yang rusak. Proses penambalan ataupun pencabutan gigi tidak dapat dilakukan saat gigi terasa sakit.





Read More......

Senin, 2009 Juni 01

Pahami Pemicu Stroke

Beberapa tahun lalu, stroke digolongkan sebagai penyakit orang berusia lanjut. Namun, fakta telah berubah. Kini, tak sedikit orang berusia di bawah 50 tahun yang terserang stroke. Kini, tak sedikit orang berusia di bawah 50 tahun yang terserang stroke.

Menurut David Palestrant, MD, Direktur Neuro-Critical Care and the Stroke Program di Cedars-Sinai, masyarakat sebenarnya memiliki pemahaman yang tinggi mengenai stroke.

"Namun, mereka kerap mengabaikan faktor risikonya. Golongan usia produktif justru banyak yang menjalani pola makan tinggi lemak dan jarang berolahraga. Padahal, kedua gaya hidup itu merupakan pendorong terjadinya stroke," katanya.

Stroke memang tak langsung menyebabkan kematian, tetapi pasti menurunkan kualitas hidup penderitanya. Palestrant menyebutkan kelompok wanita yang berisiko terhadap stroke, terutama yang:

- Berusia di atas 30 tahun, dan tengah mengonsumsi kontrasepsi oral jenis estrogen dosis tinggi. Risiko mereka meningkat 22 kali lebih tinggi, apabila ditambah dengan kebiasaan merokok.
- Sedang hamil.
- Sering minum minuman beralkohol.
- Pernah mengalami luka yang menyebabkan timbulnya gumpalan darah.
- Pernah mengalami serangan stroke.
Sesungguhnya, banyak wanita pernah mengalami gejala stroke seperti hipertensi, kadar kolesterol di atas normal, serta jantung berdetak tak beraturan. Namun, mereka tak menyadari bahwa semua itu termasuk serangan stroke. Maka, jumlah wanita yang meninggal karena stroke pun lebih banyak daripada pria.




Read More......

Minggu, 2009 Mei 31

Biar Sperma Sehat

Bernie Zilbergeld, PhD, sex therapist dan pengarang buku The New Male Sexuality menyebutkan, sering kali kegagalan mendapatkan buah hati bukan karena kesalahan si wanita atau prianya yang kurang pandai bercinta, melainkan karena kondisi sperma yang kurang sehat. Karena itu, meski agak sulit untuk mengetahui apakah sperma sehat atau tidak, setidaknya beberapa hal berikut ini bisa membantu kita untuk menjaga agar sperma tetap berkualitas.

1. Berhentilah merokok

2. Berhentilah minum alkohol berlebihan

3. Jangan menggunakan celana dalam terlalu ketat. Carilah yang sedikit longgar dan hindari mandi dengan air terlalu panas supaya testikel Anda tetap dingin.

4. Tetap asup multivitamin sebagai antioksidan misalnya vitamin C, E, dan betakaroten. Bisa juga dengan banyak mengasup buah dan sayuran. Baik juga bila Anda minum multivitamin yang mengandung zinc sebanyak 20 mg setiap hari.

5. Hindari stres yang berkepanjangan. Sisihkan waktu Anda untuk bermeditasi, menyendiri, dan menikmati hidup Anda sendiri tanpa ada gangguan apa pun, entah itu musik, film, televisi, dan lain-lain.

6. Yakinkan diri bahwa minuman yang Anda asup aman terhadap berbagai bahan kimia yang bisa meracuni tubuh. Batasi asupan minuman ringan.

7. Batasi makanan berlemak. Jangan berlebihan mengasupnya tanpa imbangan serat.

Read More......

Sabtu, 2009 Mei 30

Mengenal Gangguan Seksual

Fungsi seksual, menurut pakar seksologi Prof Dr dr Wimpie Pangkahila, Sp.And, FAACS dari Fakultas Kedokteran Universitas Udayana Bali, dipengaruhi oleh faktor fisik dan psikis. Kalau kedua faktor ini baik, fungsi seksual juga baik.

Yang dimaksud dengan faktor fisik adalah ada tidaknya penyakit, pola hidup sehat, atau ada tidaknya pengobatan yang didapat untuk mendukung fungsi organ tubuh. Sementara itu, faktor psikis misalnya stres, kejenuhan, dan suasana hubungan pribadi dengan pasangan.


Nah, apa saja gangguan seksual yang kerap terjadi?

1. Pada wanita:
- Gangguan dorongan seksual, misalnya dorongan seksual hipoaktif dan ketidaksenangan terhadap aktivitas seksual.

- Gangguan bangkitan seksual, yaitu pelendiran vagina yang kurang meskipun sudah dalam keadaan cukup terangsang.

- Tidak bisa atau sulit untuk mencapai orgasme saat berhubungan seksual.

- Rasa sakit atau tidak nyaman di kelamin dan sekitarnya setiap kali berhubungan seksual.

2. Pada pria:
- Gangguan dorongan seksual, misalnya akibat penyakit fisik atau psikis.

- Disfungsi ereksi, misalnya karena menderita diabetes melitus.

- Gangguan ejakulasi, yaitu ejakulasi dini atau justru ejakulasi yang terhambat.

- Gangguan orgasme, yaitu tidak bisa merasakan orgasme.

Berikut beberapa kiat mencegah gangguan fungsi seksual yang ditawarkan Prof Dr dr Wimpie Pangkahila, Sp.And:

1. Selalu ingat bahwa kehidupan seksual adalah milik bersama dan dibina bersama pasangan.

2. Bersikap dan bicaralah secara terbuka apa adanya.

3. Jaga kesehatan tubuh dan jiwa.

4. Hindari gaya hidup tak sehat, misalnya rokok, stres, kurang tidur, pola makan tidak baik, dan tidak berolahraga.

5. Jangan tergoda untuk menggunakan obat/ramuan yang tidak jelas isi dan indikasinya.

6. Jagalah keseimbangan antara kesibukan dan rileksasi.

7. Selalu usahakan untuk memiliki waktu khusus hanya berdua bersama pasangan.

8. Jangan melakukan hubungan seksual sebagai hal yang rutin.

Read More......

Minggu, 2009 Mei 24

Antara Garam, Hipertensi dan Jantung

Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan penyakit yang sangat berbahaya, dan menyebabkan kematian. Sayangnya masih banyak orang yang menderita hipertensi tidak menyadarinya. Perlu diketahui, asupan garam yang berlebihan bisa menjadi pemicu.

Spesialis jantung dan pembuluh darah dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Dr. santosao Karokaro, SpJP mengatakan hipertensi sering disebut sebagai "The silent disease" karena hipertensi tidak memiliki keluhan dan tanda khas.

"Orang jarang sekali mengetahui dirinya mengidap hipertensi sebelum memeriksakan dirinya ke dokter. Diperkirakan satu dari empat orang penderita hipertensi tidak mengetahui tekanan darahnya tinggi," ungkap Santoso pada peringatan hari hipertensi dunia yang selenggarakan Novartis Indonesia dan Yayasan Jantung Indonesia di Jakarta, akhir pekan lalu.

Hipertensi dapat dikelompokkan dalam dua kategori besar, yaitu primer dan sekunder. Hipertensi primer artinya hipertensi yang belum diketahui penyebabnya dengan jelas.

Santoso mengatakan, hipertensi primer disebabkan oleh bertambahnya usia dan stres. Sedangkan hipertensi sekunder bisa idkatakan penyebabnya sudah pasti misalnya ganjal yang tidak berfungsi dan terganggunya keseimbangan hormon.

Namun yang pasti, lanjutnya, gaya hidup lah yang menjadi faktor utama penyebab hipertensi. Misalnya, Pola makan masyarakat yang tidak seimbang.

"Hipertensi dianggap hal yang biasa karena terkait gaya hidup modern. Kegemukan, asupan garam yang tinggi, asupan alkohol adalah penyebab hipertensi yang banyak ditemukan dari tahun ke tahun," paparnya.

Lebih lanjut Santoso memaparkan hipertensi meningkatkan risiko gagal jantung, penyakit jantung koroner,demensia, kerusakan ginjal, stroke, kebutaan dan kematian. Juga fakta penting, bahwa seseorang dengan tekanan darah tinggi tidak harus menunggu bertahun-tahun sebelum terjadi komplikasi.

"Hipertensi bisa menyerang tanpa peringatan, dan serangan pertama bisa merupakan yang terakhir," imbuhnya.

Secara umum seseorang dikatakan menderita hipertensi jika tekanan darah sistolik/diastoliknya melebihi 140/90 mmHg (normalnya 120/80 mmHg). Sistolik adalah tekanan darah pada saat jantung memompa darah ke dalam pembuluh nadi (saat jantung mengkerut). Diastolik adalah tekanan darah pada saat jantung mengembang dan menyedot darah kembali (pembuluh nadi mengempis kosong).

Kurangi asupan garam

Waspadai asupan garam berlebih karena garam merupakan sumber sodium yang utama dan faktor utama penyebab meningkatnya tekanan darah atau hipertensi yang dapat berkembang menjadi penyakit-penyakit kardiovaskuler.

Hipertensi terjadi jika ada peningkatan volume darah dan penyemputan pembuluh darah yang memaksa kerja jantung untuk memompa darah dan nutrisi. Garam menyebabkan tubuh menhan air dengan tingkat melebihi ambang batas normal tubuh sehingga dapat meningkatkan volume darah dan tekanan darah tinggi.

Dengan begitu garam menjadi cikal bakal penyakit yang menyebabkan kematian nomor satu di dunia yakni jantung. Secara global , menurut data Yayasan Jantung Indonesia, tujuh juta jiwa meninggal setiap tahunnya akibat tekanan darah tinggi.

Angka kematian ini bisa dicegah dengan merubah pola makan misalnya mengurangi asupan sodium. Meskipun sodium terkandung dalam garam namun 80% kandungan sodium terdapat pada makanan yang diproses atau makanan kemasan.

"Mengurangi konsumsi garam menjadi 6 gr per hari dapat menurunkan resiko stroke hingga 24%," imbuh Santoso.

Di Indonesia menurut data dari Indonesian Society of Hypertension asupan garam harian mencapai 15 gr hingga dua kali liat yang direkomendasikan WHO yaitu 5 sampai 6 gr per hari. Ada tiga tahap diet rendah garam yakni terdiri dari diet ringan (konsumsi garam 3,75-7,5 gram per hari), menengah (1,25-3,75 gram per hari) dan berat (kurang dari 1,25 gram per hari).

Dengan begitu pengurangan asupan garam secara nasional adalah cara paling cepat dan murah untuk mencegah penyakit kardiovaskuler, imbuhnya. Dalam hal ini peran aktif masyarakat sangat diperlukan untuk menurunkan angka kematian akibat kardiovaskuler.

Selain pada garam sumber sodium yang perlu diwaspadai berasal dari penyedap masakan (MSG). Budaya masyarakat Indonesia dalam menggunakan MSG di setiap masakan sangat megkhawatirkan. Belum lagi jajanan bebas seperti bakso, soto atau makanan kemasan. Tanpa disadari, asupan garam per hari sangat tinggi yang dapat memicu tekanan darah semakin meningkat.

Read More......

Sabtu, 2009 Mei 23

Manfaat Penggunaan MSG dalam Makanan

Hampir semua orang tahu bahwa penambahan MSG pada makanan menyebabkan rasa makanan menjadi sedap. Rasa sedap ini sebenarnya bukan hanya sekedar kenikmatan cita rasa pada lidah kita saja. Rasa sedap dari MSG yaitu rasa umami ternyata secara fisiolois berkaitan erat dengan pencernaan makanan yang pada akhirnya juga mempengaruhi kesehatan tubuh kita. Adanya umami dalam makanan menyebabkan otak mendapatkan sinyal dari reseptor dilidah dan lambung yang memicu produksi kelenjar pencernaan yang lebih baik bagi kelancaran proses pencernaan makanan.

Rasa umami dari MSG dapat menyedapkan berbagai makanan, baik makanan Indonesia maupun makanan internasional. MSG efektif dalam menyedapkan makanan yang secara total memiliki rasa asin dan rasa asam, seperti bakso kuah dan sayur asam. Namun, penambahan MSG pada sirop manis dan obat yang pahit tidak akan menyedapkan kedua bahan yang memiliki rasa manis dan pahit ini.

Meskipun MSG mengandung natrium,namun MSG bukanlah penyumbang utama natrium dalam makanan yang perlu dihindari oleh penderita darah tinggi atau penyakit jantung.Penyumbang utama natrium dalam makanan pada umumnya adalah garam. Kandungan natrium dalam MSG hanya sepertiga dari natrium dalam garam. Pengurangan garam dalam makanan menyebabkan berkurangnya rasa enak makanan yang akhirnya menimbulkan resiko kekurangan asupan gizi.

Namun demikian, penambahan sedikit MSG pada makanan yang dikurangi garamnya dapat menurunkan kadar natrium dalam makanan hingga 40% tanpa mengurangi rasa enak makanan.
Makanan yang kurang garam ini tidak saja baik bagi penderita darah tinggi dan penyakit jantung, tapi juga bermanfaat bagi orang yang sehat karena dengan menkonsumsi makanan ini mereka dapat mencegah timbulnya penyakit-penyakit tersebut.


Ada yang menganggap bahwa jalan pintas untuk mendapatkan makanan yang sedap adalah dengan menambahkan MSG dan semakin banyak ditambahkan rasa makanan akan semakin enak. Ini bukanlah hal yang benar. MSG tidak dapat memperbaiki makanan yang tidak dimasak dengan baik atau bercita rasa buruk. Demikian pula, sama seperti halnya pemakaian garam yang terlalu banyak, penambahan MSG yang terlalu banyak juga tidak menyedapkan rasa.

Dosis optimum MSG sebenarnya tergantung dari kandungan glutamat dalam bahan-bahan makanan yang digunakan. Dosis tersebut berada pada kisaran 0.2% - 0.8% dari volume makanan yag dimakan. Jika makanan memakai bahan-bahan yang kaya glutamat seperti kecap, terasi dan saos tomat, maka lebih sedikit MSG diperlukan dibandingkan dengan tidak digunakannya bahan-bahan tersebut. Penggunaan berdasarkan dosis inilah yang dimaksudkan oleh pedoman makanan internasional sebagai “Acceptable Daily Intake Not Specified” atau “Secukupnya”menurut BPOM. Penggunaan MSG yang melebihi dosis optimum, walaupun tidak membahayakan kesehatan, tetapi ini tidak realistis karena tidak wajar orang senang memakan makanan yang tidak sedap akibat penggunaan seperti ini.

Read More......

Minggu, 2009 Mei 17

Sirna di Telan Waktu...

langkah ku gontai
di atas lautan pasir....
berdiri menatap hamparan langit nan biru
hatiku bersorak dimanakah hidupku...
hidup yang telah ku jalani
sirna di telan waktu
semua goresan pena tlah pergi meninggalkan daku
angan tinggal angan
impian tinggal impian..
sejenak terpikir oleh ku...
untuk kembali menata goresan penaku..

namun semua itu tak mungkin....
karena sudah berlalu sirna di telan waktu...
aku bingung aku tersesat...
harus kemana langkahku ini berjalan
sedangkan ku berdiri dilautan pasar
tanpa kompas dan arah tujuan....
oh...aku menangis...
ya tuhan...harus kemana aku berjalan
semua arah telah menutup langkahku
kini aku hanya terdiam
terdiam tanpa impian...
tuhan bimbinglah aku menujuh arah kehidupan
kehidupan yang abadi
agar aku tidak sirna di telan waktu

Read More......

Design by infinityskins.blogspot.com 2007-2008